Beranda / Lifestyle / Hal-hal yang Membuat Seseorang Merasa Hidup dan Menggunakan Usianya dengan Lebih Bermakna

Hal-hal yang Membuat Seseorang Merasa Hidup dan Menggunakan Usianya dengan Lebih Bermakna

BANDUNG, SMARTLIFE.ID – Ada orang yang merasa tidak hidup, entah karena tidak melakukan apa-apa atau melakukan apapun tetapi hanya mengikuti arus tanpa memaknainya.

Sehingga, apa saja sebenarnya yang membuat seseorang merasa hidup dan menggunakan usianya dengan baik?

1. Tujuan Hidup

Dalam sebuah studi dari UC Davis menunjukkan bahwa mereka yang memiliki tujuan hidup memiliki risiko sekitar 28% lebih rendah untuk mengalami gangguan kognitif.

Baca Juga: Korban Banjir Bandang yang Melanda Kabupaten-Kota di Aceh hingga Sumbar Capai 303 Jiwa

Selain itu, orang dengan tujuan hidup yang kuat cenderung mempertahankan fungsi kognitif lebih baik, dan memiliki masa sehat secara kognitif yang lebih panjang.

Sehingga, ketika seseorang memiliki tujuan, sekecil apapun itu dapat berdampak baik bagi kesehatan mental dan fisiknya dalam jangka panjang.

2. Kontribusi Sosial

Penelitian dari seorang psikolog Cornell, Anthony Burrow selama enam tahun menemukan bahwa memberikan kontribusi sosial meski sederhana seperti membantu tetangga dapat meningkatkan kesejahteraan secara sigifikan karena merasa menjadi bagian dari masyarakat, menimbulkan keseimbangan emosional dan merasa bermanfaat.

Baca Juga: SEA Games 2025, Indra Sjafri Bawa 19 Pemain Timnas U-22 Indonesia Terbang ke Thailand

Meski kontribusinya tidak harus besar, selama itu memberi dampak positif bagi orang lain dan diri sendiri maka akan tetap bermakna dan merasa bahwa hidup ini bukan sekadar tentang diri sendiri, melainkan juga bagian dari sesuatu yang lebih besar.

3. Hubungan Sosial

Dalam studi longitudinal klasik, penelitian menunjukkan bahwa hubungan interpersonal seperti dengan keluarga, teman dan pasangan adalah salah satu faktor paling konsisten yang membuat seseorang merasa bahagia, sehat, dan hidup lebih lama.

Selain itu, berdasarkan teori psikologi yang dikemukakan oleh Martin Seligman, hubungan sosial termasuk kedalam PERMA (Positive Emotion, Engagement, Relationships, Meaning, Achievement) yakni elemen-elemen yang membentuk kesejahteraan seseorang.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Melanda Sumatera Utara, BNPB Akan Lakukan Evakuasi Jalur Udara hingga Modifikasi Cuaca

Karena dengan hubungan sosial yang sehat, seseorang merasa diakui, didukung, dan menjadi bagian dari komunitas.

4. Keterlibatan dalam Aktivitas Sehari-hari

Ketika seseorang terlibat penuh dalam kegiatan sehari-hari, baik itu hobi, pekerjaan, atau aktivitas bersama keluarga, seseorang akan merasakan kondisi dimana pikiran, energi, dan kesadarannya menyatu dengan apa yang dikerjakan.

Fenomena ini berkaitan dengan konsep flow, dimana seseorang merasa tenggelam dalam aktivitas yang membutuhkan energi tetapi tetap merasa senang karena sudah menggunakan potensi yang dimiliki sehingga merasakan kepuasan batin.

Baca Juga: 5 Jenis Sulap Selain Klasik, Apakah Semuanya Hanya Butuh Kecepatan Tangan?

5. Emosi Positif dan Memaknai Hidup

Emosi positif seperti rasa syukur, gembira, dan bangga menurut teori broaden-and-build, Barbara Fredrickson dapat membantu memperluas wawasan mental dan membangun sumber daya psikologis jangka panjang.

Ketika seseorang mampu menghubungkan pengalaman sehari-hari dengan nilai-nilai internal seperti melalui refleksi dan memberi arti pada peristiwa, perasaan-perasaan itu akan menjadi lebih mendalam.

Tag: