Beranda / Entertainment / Marquez dan Rossi Tertangkap Kamera Tak Saling Sapa di GP Austria, Bayang-Bayang Sepang 2015 Masih Ada

Marquez dan Rossi Tertangkap Kamera Tak Saling Sapa di GP Austria, Bayang-Bayang Sepang 2015 Masih Ada

SMARTLIFE.ID – Rivalitas lama antara Marc Marquez dan Valentino Rossi kembali menjadi sorotan di ajang MotoGP Austria 2025.

Meski Rossi sudah pensiun, hubungan dingin keduanya masih terlihat jelas saat keduanya saling berpapasan.

Momen itu terjadi pada Sabtu, 16 Agustus 2025, jelang sesi sprint race.

Baca Juga: Mengenal ‘The Beast’, Mobil Kepresidenan Amerika Serikat yang Ditumpangi Trump dan Putin di Alaska

Saat Marquez berjalan menuju grid start, Rossi terlihat datang dari arah berlawanan menuju garasi timnya.

Kamera resmi MotoGP yang merekam peristiwa tersebut memperlihatkan keduanya saling mengabaikan.

Marquez tampak serius berjalan, sementara Rossi justru sempat tersenyum ke arah kamera tanpa sedikit pun menyapa mantan rivalnya itu.

Baca Juga: Kasus Aira Jadi Alarm, VIO Dorong Orangtua Rutin Periksa Mata Anak Sejak Dini

Tidak ada kontak mata maupun sapaan singkat, berbeda dengan interaksi Rossi atau Marquez saat berpapasan dengan pebalap lain.

Video singkat itu pun kemudian diunggah akun resmi @MotoGP di X, dan langsung ramai diperbincangkan warganet.

Banyak yang menilai insiden ini menjadi bukti bahwa ketegangan antara dua legenda MotoGP itu masih belum mereda.

Baca Juga: Cerita Nelayan Cirebon Tak Sengaja Tarik Pancingan yang Nyangkut Harta Karun Rp720 Miliar di Laut Jawa

Seperti diketahui, hubungan Rossi dan Marquez mulai retak sejak insiden di MotoGP Sepang 2015.

Kala itu, Rossi menuduh Marquez sengaja menghalangi dirinya dalam perebutan gelar juara dunia melawan Jorge Lorenzo.

Sejak saat itu, hubungan keduanya tak pernah benar-benar membaik.

Baca Juga: Galatasaray Goda Ederson dengan Rp189 Miliar, City Siapkan Donnarumma sebagai Suksesor

Hingga kini, meski Rossi telah gantung helm dan fokus sebagai pemilik tim VR46 Racing, persaingan masa lalu dengan Marquez seolah masih menyisakan jarak yang sulit dijembatani.*

Tag: