BANDUNG, SMARTLIFE.ID – Kehabisan topik atau merasa canggung saat mengobrol adalah hal yang umum terjadi.
Biasanya karena lawan bicara adalah kenalan baru atau rekan kerja sehingga merasa perlu berhati-hati untuk menanyakan sesuatu.
Beberapa cara ini bisa anda coba agar obrolannya tetap berjalan seperti biasa.
Baca Juga: Majapahit Suites Perkuat Kepercayaan Konsumen Lewat Topping Off Tower Mahesa
1. Menanyakan Hal Tentang Lawan Bicara
Orang cenderung suka berbicara tentang diri mereka sendiri sehingga beberapa pertanyaan ini bisa anda gunakan:
“Kesibukannya apa akhir-akhir ini?”
“Lagi tertarik sama apa belakangan ini?”
“Kamu suka nonton film atau baca buku?”
Dari jawaban mereka, anda bisa mengembangkan banyak topik turunan yang masih relevan.
Baca Juga: Tanya AI, 10 Alasan Berdasarkan ChatGPT yang Bisa Membuat Seseorang Menjadi Koruptor
2. Menggunakan Teknik ‘Follow-up Question’
Bila mereka sudah menjawab satu pertanyaan, ikuti dengan pertanyaan lain.
Contohnya, jika mereka bilang, “Aku suka traveling,” anda bisa tanyakan:
“Ke mana tujuan favoritmu?”
“Ada pengalaman paling seru gak waktu traveling?”
Baca Juga: Mengapa Anak-Anak Seringkali Kesulitan dalam Menghadapi Tekanan?
Semakin dalam pertanyaannya, semakin dalam juga koneksi yang bisa dibangun.
3. Mencari Kesamaan
Orang lebih mudah terhubung saat menemukan kesamaan. Entah itu selera musik, film, hobi, atau pengalaman masa kecil. Jika anda merasa ada satu hal yang sama, cobalah untuk mengeksplor lebih jauh.
Misalnya, jika ia menjawab pertanyaan tentang band favorit yang juga anda suka maka selanjutnya, tanyakan lagu mana yang mereka sering dengarkan.
Baca Juga: Trauma, Luka Tak Terlihat yang Bisa Dibawa oleh Siapa Saja
4. Mengikuti Arus Percakapan
Tidak perlu terlalu kaku dengan rencana topik. Biarkan percakapan mengalir alami. Kadang, dari satu obrolan tentang makanan bisa mengarah ke topik lain.
Poinnya adalah, latih diri anda untuk mendengarkan dengan aktif dan menanggapi poin-poin kecil yang muncul.
5. Menyimpan ‘Topik Cadangan’
Anda juga bisa memiliki beberapa topik netral yang selalu aman untuk dibicarakan, misalnya:
Baca Juga: Perbandingan Manfaat Biji Kopi Arabika dan Robusta untuk Kesehatan
- Film/serial terbaru
- Musik
- Hobi
- Buku
- Teknologi baru
- Makanan/minuman favorit
- Tempat yang ingin dikunjungi
Jika percakapan mulai buntu, anda bisa menggunakan salah satunya.
6. Up to date
Memiliki wawasan dari membaca buku atau berita mengenai isu atau tren terkini bisa menjadi modal yang bagus untuk memulai obrolan atau menambahkan perspektif saat berbicara.
Baca Juga: 5 Tips Solo Traveling, Nikmati Long Weekend dengan Liburan yang Menyenangkan
Tidak harus topik berat; bisa berita viral, tren media sosial, atau film bioskop terbaru.
7. Berani Menjadi Pendengar
Kadang, anda tidak perlu terus-menerus bicara. Menjadi pendengar yang baik bisa membuat lawan bicara merasa nyaman dan lebih terbuka.
Tunjukkan minat dengan mengangguk, memberi tanggapan kecil seperti “Oh ya?”, atau “Serius? Gimana tuh?”
Baca Juga: Amankah Minum Kopi Setiap Hari? Ketahui Manfaat dan Risiko beserta Efeknya bila Berlebih
8. Jangan Takut dengan Keheningan
Sedikit jeda atau hening dalam percakapan itu wajar, tidak usah panik.
Gunakan momen itu untuk tarik napas, tersenyum, lalu lanjutkan dengan hal ringan seperti:
“Tadi ngomongin soal itu, aku jadi ingat sesuatu…”
Baca Juga: Ketahui Pengertian dan Penyebab Mati Lemas, Bisa Terjadi pada Siapa Saja
Sebenarnya, kunci dari sebuah percakapan bisa berjalan dengan baik adalah interaksi.
Jika yang terlibat didalam percakapan mau menjadi pendengar bagi satu sama lain, anda tidak perlu khawatir.
Karena, hal tersebut sudah menandakan bahwa lawan bicara memang tertarik untuk berbicara dengan anda.
Baca Juga: Makanan Ringan Indonesia Sukses Masuk Pasar Afrika, Ekspor Perdana Tembus Pantai Gading
Selain itu, selama anda memiliki niat yang baik seperti untuk belajar sesuatu dari lawan bicara maka hal tersebut sudah cukup agar lawan bicara merasa dihargai.










