Beranda / Entertainment / Rekomendasi Film Sedih dari Berbagai Negara di Benua Asia, Hati-Hati Mengandung Bawang!

Rekomendasi Film Sedih dari Berbagai Negara di Benua Asia, Hati-Hati Mengandung Bawang!

BANDUNG, SMARTLIFE.ID – Film adalah media yang terdiri dari visual dan audio, ditambah tulisan bila memerlukan subtitle.

Sehingga, film adalah media yang bisa dibilang kaya karena terdiri dari berbagai elemen dan dapat menarik lebih banyak orang dibandingkan media lainnya, seperti media yang hanya berisi tulisan atau suara.

Karenanya, berikut kami rangkum, beberapa film yang bisa dibilang berpotensi membuat penonton merasa haru karena berhasil menyentuh hati.

Baca Juga: Program BPBL Minahasa, PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan Listrik untuk Warga

1. Viva La Vida

Film yang berasal dari China ini bercerita tentang dua anak muda yang dipertemukan karena saling membutuhkan dalam hal kesehatan.

Tema yang diangkat cukup berat karena menggarisbawahi bahwa cinta yang tulus bukanlah sesuatu yang bisa dibuat-buat melainkan sesuatu yang melekat pada pribadi seseorang.

Selain itu, cinta yang tulus tidak akan pernah berubah meski situasi dan keadaannya berubah. Terlebih, bila apa yang mengintervensi bukanlah sesuatu yang bisa dicegah.

Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional 2025, PLN Icon Plus Dorong Literasi Digital Sekolah Lewat Energi Bersahabat

2. Miracle: Letters to the President

Film yang berasal dari Korea Selatan ini menceritakan tentang perjuangan membangun inovasi di desa yang minim akan sumber daya manusia dan pendidikan.

Dengan mimpi yang besar, seorang anak muda bisa menemukan alat yang membantu masyarakatnya agar bisa menghadapi hari dengan lebih mudah dan nyaman.

Tetapi, tidak sampai disitu, selalu ada hal didalam hidup yang berada diluar kendali kita, itulah salah satu kenyataan yang tergambar dengan baik dalam film ini.

Baca Juga: Gerakan Harmoni Nusantara Diluncurkan di Yogya, Musik Lokal Kini Punya Ruang Legal dan Global

3. 1 Kakak 7 Ponakan

Film ini berasal dari Indonesia dan disutradarai oleh Yandy Laurens.

Sutradara yang berhasil mendaftarkan film terbarunya, SORE: Istri dari Masa Depan untuk menjadi partisipan dalam peghargaan film internasional, Oscars.

Dengan penonton yang akan dibuat untuk menebak-nebak kapan kah 7 ponakan yang dimaksud itu muncul, film ini berhasil membuat penonton untuk tetap fokus terhadap jalan ceritanya dibandingkan dengan rasa penasaran tersebut.

Baca Juga: Boboplay Hadirkan Solusi Digital agar Wisatawan Fokus Menikmati Liburan Tanpa Ribet

Perjuangan dan pengorbanan sang tokoh utama tergambarkan dengan sangat baik, sampai kepribadiannya begitu melekat kemanapun ia pergi.

4. How to Make Millions Before Grandma Dies

Salah satu film Thailand yang mungkin akan terasa relate dengan kultur Asia dimana keturunan perlu memberikan kembali jasa kepada orang tua.

Tetapi, sisi yang ditunjukkan dalam film ini adalah bagaimana para keturunan tersebut berusaha dengan keras untuk merealisasikannya.

Baca Juga: Hadapi Tren Myopia pada Anak, VIO Optical Clinic Hadir di PIK dengan Layanan Premium Vision Therapy dan MiYOSMART

Selain itu, penonton juga akan penasaran dengan nasib orang tua tersebut.

Di akhir filmnya, mungkin anggapan anda ada yang keliru mengenai keturunan atau orang tua tersebut.

Ditambah, sisi unik dari film ini adalah angle yang difokuskan kepada cucu, bukan anak langsung dari orang tua tersebut.

Baca Juga: Kenali Lebih Dalam Self-help, Upaya Individu Agar Hidup Jauh Lebih Bermakna

5. Drawing Closer

Untuk film yang ini berasal dari Jepang.

Kisah romansa yang pertemuannya berawal dari Rumah Sakit.

Meski seperti tertebak akan kearah mana.

Perjalanan manis mereka akan terasa oleh penonton karena bukan sesuatu yang besar, melainkan hal-hal kecil.

Justru, hal-hal kecil tersebut yang mungkin lebih bermakna bagi banyak orang.

6. 18×2 Beyond Youthful Days

Baca Juga: Dari SPARK Senayan, PLN Icon Plus Gaungkan Transformasi Digital-Hijau Indonesia

Salah satu film Taiwan yang dapat membuat anda keheranan sekaligus menitikkan air mata.

Film ini juga bernuansa kisah asmara.

Bedanya, dua orang yang ada dipertemukan di sebuah cafe.

Film ini juga menggambarkan bahwa meski hari-hari yang cerah itu kita alami, bukan berarti akan bertahan selamanya.

Lalu, apakah akhir dari ceritanya menyedihkan?*

Baca Juga: Mengulik Kata Menkeu Purbaya yang Sebut Rencana Kurangi Tarif Subsidi Listrik Tanpa Naikkan Harga

Tag: